Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

7 Tips Agar Anak Pintar Sejak dalam Kandungan

Memiliki anak yang pintar merupakan dambaan bagi setiap pasangan suami istri. Dengan memiliki anak yang cerdas dan pintar, maka akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Namun, pernahkah para orang tua berpikir bahwa ketrampilan bayi sudah ada sejak dalam kandungan? Di tahun pertama, bayi mulai mengalami perkembangan otak, semua sel-sel otak telah dapat melakukan koneksi dengan saraf.

Berikut ini 7 Tips Agar Anak Pintar Sejak dalam Kandungan:

  • Gunakan musik klasik, seperti musik Jazz atau lantunan ayat suci Al-Qur’an dengan nada lembut juga terbukti sangat membantu untuk meransang otak bayi anda dalam kandungan. Cara ini sudah diyakini banyak pakar sebagai salah satu faktor dalam cara membuat anak pintar sejak masih dalam kandungan.
  • Ransang dengan percakapan ringan pada saat tertentu, seperti di pagi hari dan sore hari. Jika bukan ibunya, bapak dari si calon bayi juga bisa mengajaknya bicara. Karena bayi dalam kandungan sudah bisa menerima sinyal pembicaraan dari orang tuanya sejak berumur di atas 4 bulan.
  • Mengelus perut ibu sambil berbicara lembut juga mampu meransang bayi dalam berkomunikasi yang tentunya berakibat pada perkembangan otaknya.
  • Rangsang dengan aktivitas yang berhubungan dengan otak, cara membuat anak pintar yang satu ini tentu harus dilakukan ibunya. Jika ingin memberikan pengaruh pada calon bayinya soal kerja otak maka si ibu harus membiasakan juga aktivitas otak, seperti berpikir, membaca dan aktivitas lainnya yang berhubungan dengan otak.
  • Berdoa selain mengharapkan campur tangan Tuhan dalam usaha anda dalam membuat anak cerdas, juga sebagai sugesti buat si ibu dan anak.
  • Refreshing pada tempat yang segar dan selalu berbeda memberikan kesempatan pada bayi dalam kandungan untuk belajar merasa dan menikmati perubahan yang juga membuat otaknya teransang atau terstimulasi.
  • Nutrisi terbaik yang harus diutamakan pada anak yang masih dalam kandungan adalah nutrisi pada otaknya, untuk cara membuat anak pintar sebaiknya ibu yang sedang mengandung mengkomsumsi vitamin otak untuk bayi yang cukup.

Memiliki anak yang pintar merupakan dambaan bagi setiap pasangan suami istri. Dengan memiliki anak yang cerdas dan pintar, maka akan menja...

7 Tips Agar Cepat Hamil

Sebenarnya yang mempengaruhi kehamilan itu ada berbagai hal. Apabila saat dicek kondisinya, kedua-duanya sama-sama subur, maka beberapa faktor perlu diperhatikan agar segera hamil. Nah, ada 7 hal penting yang bisa dilakukan agar segera hamil.

Tips 1.
Menurut TCM atau Traditional Chinese Medicine, seperti dijelaskan oleh Alexander Goldberg, gaya hidup pasangan suami istri sangat mempengaruhi kehamilan. Stres adalah hal utama yang dapat menyebabkan wanita tak kunjung hamil. Dalam kondisi stres, biasanya tubuh seperti melawan dan menolak untuk hamil. Hal ini juga dipicu karena tubuh tidak menerima aliran darah yang lancar.
Untuk itu, disarankan agar wanita menjaga kondisi tubuh, berolahraga, melakukan meditasi dan akupunktur untuk melancarkan peredaran darah. Stres seharusnya bisa dilawan dengan cara yang paling membuat Anda nyaman.

Tips 2.
Menjaga keseimbangan hormon sangatlah penting. Tingginya stres dalam keseharian kerap kali mempengaruhi hormon itu sendiri. Alhasil, proses pembuahan juga kerap gagal.
Selain membantu mengatasi stres, agar hormon seimbang disarankan untuk mengatur dan memilih dengan cermat menu makanan yang diasup tubuh. Berolahraga secara rutin juga sangat penting bagi tubuh.

Tips 3.
Menurut TCM, wanita juga harus menjaga kondisi kesehatan emosi. Organ yang tak kalah penting dan sangat berhubungan dengan kesuburan adalah liver dan paru-paru. Bila kondisi emosi Anda naik turun, stres meningkat maka dua organ penting tubuh itu juga akan sangat terpengaruhi. Apabila sudah demikian, kehamilan juga akan terganggu.

Tips 4.
Hindari makanan-makanan yang sifatnya lembab dan berlemak. Lemak dikatakan akan mempengaruhi pembuahan, bahkan bisa menggagalkan pembuahan. Untuk itu apabila Anda ingin hamil, lebih baik hindari susu, keju, yogurt, mentega, es krim, dan makanan berminyak lainnya.

Tips 5.
Anda harus tahu benar suhu basal tubuh. Suhu ini akan membantu Anda untuk mengetahui apakah Anda sedang subur atau tidak. Dan ketika suhu sedang meningkat, maka Anda bisa tahu bahwa Anda sedang dalam masa subur.

Tips 6.
Anda harus tahu juga bagaimana tubuh yang memang siap untuk hamil. Tubuh yang terlalu berotot, padat, juga dikatakan tidak mudah hamil. Hormon yang ada di dalam tubuhnya kurang seimbang, sehingga menjaga bentuk tubuh juga tidak kalah penting caranya. Cari cara yang akan membantu menyeimbangkan hormon, bukan malah membuat timpang.

Tips 7.
Jaga berat badan dan hindari kegemukan. Semakin Anda gemuk, maka semakin besar resiko Anda untuk gagal hamil. Hal ini sangat berhubungan dengan stres, frustasi, serta pembuahan, di mana keseimbangan hormon akan terganggu jika berat badan Anda berlebih.

Sebenarnya yang mempengaruhi kehamilan itu ada berbagai hal. Apabila saat dicek kondisinya, kedua-duanya sama-sama subur, maka beberapa fa...

7 Kehidupan Baru Ibu Setelah Memiliki Anak

Banyak sekali perubahan yang saya dan suami alami sejak hadirnya si Kecil. Tidak bisa tidur semalaman mungkin cerita yang sudah sering Ibu dengar. Namun, perubahan apa lagi yang bisa terjadi setelah memiliki anak? Yuk baca ulasan lengkapnya di bawah ini!

1. Waktu Anak adalah Waktu Ibu
Jika sebelumnya Ibu terbiasa mengikuti kegiatan yang terjadwal, bersiap untuk mengatur ulang semuanya mengikuti waktu si Kecil ya, Bu. Memang, anak yang baru lahir bisa tidur hingga 18 jam dalam sehari. Namun, di antara tidurnya, Ibu harus merawat bayi dengan memberikan ASI, mengganti popok, dan menidurkan ia kembali. Tak jarang, hal ini juga harus dilakukan di malam hari, sehingga memengaruhi waktu tidur Ibu.

2. Perubahan Prioritas
Seperti yang sudah saya ungkapkan sedikit di awal, hal yang sebelumnya Ibu anggap sebagai keharusan, misalnya berkumpul bersama teman di akhir pekan, bisa jadi tidak lagi menarik setelah memiliki anak. Hal ini wajar kok, Bu, karena saat ini, menghabiskan waktu bersama si Kecil di rumah memang terasa lebih menyenangkan daripada melakukan aktivitas lain.

3. Lebih Bijak dalam Menggunakan Uang
Mengingat kebutuhan si Kecil kini menjadi yang utama, uang tidak lagi dihamburkan hanya untuk membeli tas atau sepatu baru; tetapi digunakan untuk kebutuhan yang lebih penting, seperti perawatan bayi dan biaya sekolahnya nanti. Biaya pendidikan memang terus meningkat tiap tahunnya, jadi, menabung sejak dini merupakan pilihan bijak yang bisa Ibu lakukan.

4. Perubahan pada Hubungan Suami Istri
Kehadiran anak di dalam rumah tangga, sering kali menyebabkan suami istri kurang memiliki waktu berdua. Hal ini biasa terjadi kok, Bu, karena semua perhatian kini tertuju pada si Kecil. Agar tetap harmonis, usahakan agar sesekali meluangkan waktu untuk berdua saja dengan suami. jangan lupa untuk meminta anggota keluarga atau teman yang Ibu percaya untuk menjaga si Kecil, ya.

5. Berbagi Pengalaman dengan Banyak Orang
Memiliki anak adalah kabar yang membahagiakan. Jadi, jangan heran ya, Bu, jika banyak teman dan saudara yang ingin berkunjung untuk melihat si Kecil. Manfaatkan momen ini untuk bertukar cerita dan mendapatkan banyak pengetahuan tentang perawatan bayi dari mereka yang sudah lebih dulu menjadi orang tua.

6. Lebih Menghargai Orang Tua
Ketika memiliki anak, akhirnya Ibu bisa mengetahui apa yang selama ini orang tua Ibu rasakan. Mulai dari perjuangan ketika menjaga janin dalam kandungan, melahirkan, hingga merawat bayi sampai tumbuh dewasa. Semua itu kemudian membuat Ibu bisa menghargai orang tua lebih dari sebelumnya.

7. Perubahan Status Pernikahan
Ketika memiliki anak, akhirnya Ibu bisa mengerti arti penting pernikahan, kebahagian sebuah pernikahan tidak akan pernah cukup tanpa memiliki buah hati.

Banyak sekali perubahan yang saya dan suami alami sejak hadirnya si Kecil. Tidak bisa tidur semalaman mungkin cerita yang sudah sering Ibu...

7 tips pola tidur anak yang baik

Orangtua perlu memperhatikan pola tidur anak, agar tidak terjadi kesalahan pola tidur sejak bayi. Menurut Keumala, insomnia pada anak bisa disebabkan ole penerapan pola tidur yang salah sejak bayi. Oleh sebab itu orangtua harus memperhatikan pola tidur anak sejak bayi, agar sejak dini permasalahan sulit tidur ini dapat segera diatasi dan dikenali.

Dari awal harus sudah ditentukan jam berapa ia harus tidur. Jangan membiasakan menidurkan bayi di gendongan atau ayunan, karena akan menyebabkan terjadinya pola tidur yang salah. Kalau mau tidur ya harus ditempat tidur, Keumala menegaskan. Jika bayi bangun di tengah malam, sebaiknya jangan diajak berbicara, cukup ditenangkan dan dibujuk kembali agar tidur kembali.

Orangtua perlu memperhatikan lebih serius anak yang sulit tidur, mulai dari faktor psikis, fisik, dan lingkungan. Selain memperhatikan faktor psikis, orang tua juga harus mulai membuat jadwal tidur yang baru baginya. Asupan makanan juga perlu diperhatikan. Penting diupayakan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan enak di kamar tidur anak. Lingkungan yang tidak nyaman, misalnya panas atau bising, akan menyebabkan anak menjadi sulit tidur, bahkan enggan untuk tidur.

7 tips pola tidur anak yang baik:

1. Biasakan pola tidur yang benar sejak bayi. Jangan biasakan menidurkan bayi didalam gendongan atau ayunan. Lakukan interaksi yang hangat dengan anak sambil melakukan kegiatan tertentu menjelang tidur, misalnya membaca buku cerita, berbincang-bincang sejenak dengan anak, memeluk anak, menyanyikan lagu sebelum tidur, dan lain-lain.
2. Biasakan anak tidur dengan lampu dimatikan atau ada sedikit sinar dari ruang lain, atau dari luar rumah. Di pagi hari biasakan anak berada diruang yang terang atau berada diluar rumah.
   Sinar membantu memberi sinyal kepada otak menegnai siklus tidur dan bangun.
3. Jangan melakukan aktivitas yang berat sebelum tidur, seperti bermain games, menonton tv, bersenda gurau, dan lain-lain.
4. Hindari makan makanan yang mengandung kafein beberapa jam sebelum tidur seperti coklat, keju, soft drink, dan sebagainya.
5. Jangan memenuhi tempat tidur anak dengan banyak mainan karena ini justru merangsang anak untuk bermain ditempat tidur sehingga menjadi sulit tidur.
6. Ciptakan lingkungan kamar yang nyaman, bersahabat, sejuk dan hening (hindari tv di dalam kamar)
7. Para ahli menyarankan agar sejak kecil anak sudah terpisah tidurnya dari orang tua. Selain alasan keamanan, semakin lama orangtua tidur bersama anak, akan semakin sulit memisahkannya.

Orangtua perlu memperhatikan pola tidur anak, agar tidak terjadi kesalahan pola tidur sejak bayi. Menurut Keumala, insomnia pada anak bisa...

7 Tips Perawatan Bayi saat Mandi

7 Langkah Perawatan Bayi saat Mandi
Memandikan si Kecil adalah salah satu proses perawatan bayi yang banyak menimbulkan kekhawatiran di kalangan ibu-ibu karena dianggap sulit untuk dilakukan.
Sebenarnya, perawatan bayi yang cukup mudah kok, asal dilakukan dengan langkah-langkah teratur dan terencana seperti berikut:

1. Siapkan Perlengkapan Mandi
Mandi merupakan salah satu cara merawat dan menjaga kebersihan tubuh si Kecil sehingga perlu dilakukan setiap hari. Sebelum memulai perawatan bayi ini, siapkan dulu semua perlengkapan yang dibutuhkan seperti bak, sabun, handuk, dan pakaian bersih.

2. Tentukan Temperatur Air
Air hangat yang digunakan untuk memandikan bayi idealnya memiliki suhu 90°F atau sekitar 32°C. Ibu tidak perlu menggunakan air terlalu banyak, sebab bak mandi hanya perlu diisi sampai kedalaman sekitar 7 cm untuk mencegah bayi tenggelam di dalamnya. Hal yang perlu diperhatikan, hindari membuka baju si Kecil sebelum menyiapkan air hangat agar ia tak kedinginan dan masuk angin.

3. Masukkan Secara Perlahan
Saat melakukan perawatan bayi ini, jangan langsung memasukkan si Kecil dalam air agar ia tidak kaget dan menangis. Masukkanlah bayi secara perlahan sambil menahan tubuhnya dengan tangan Ibu dan pastikan kakinya yang pertama kali masuk ke dalam air. Setelah mulai terbiasa, pegangi leher dan kepalanya kemudian masukkan tubuhnya ke dalam bak.

4. Seka Wajahnya
Ibu tak perlu memasukkan kepala dan wajah si Kecil ke dalam air saat memandikannya, tetapi cukup dengan menyekanya menggunakan lap basah. Jangan lupa mengelap bagian mulut dan bawah dagunya untuk menghilangkan sisa susu yang menempel.

5. Bersihkan Tubuhnya
Setelah wajahnya dibersihkan, Ibu bisa berpindah ke tubuhnya dengan bantuan busa lembut yang diusapkan di bagian dada, perut, tangan, dan kaki. Untuk bayi yang baru berusia beberapa minggu, Ibu tak perlu menggunakan sabun dan cukup memandikannya dengan air hangat. Berhati-hatilah saat melakukan proses ini karena tubuh bayi yang basah sangat licin dan rawan terlepas dari pegangan Ibu.

6. Keringkan dengan Handuk
Setelah semua bagian tubuh si Kecil bersih, Ibu bisa mengangkatnya dari bak mandi dan mengeringkannya dengan handuk. Setelah itu, aplikasikan produk perawatan bayi seperti body lotion untuk menjaga kelembapan kulitnya dan mencegah timbulnya iritasi. Namun, pastikan produk perawatan bayi yang digunakan telah mendapat persetujuan dari dokter ya, Bu!

7. Pakaikan Baju
Bayi mungkin akan merasa kedinginan setelah dimandikan, jadi segeralah memakaikan popok dan baju kepadanya. Jika Ibu masih ingin mengoleskan body lotion, balutlah sebagian tubunya dengan selimut agar ia tetap merasa hangat setelah menjalani perawatan bayi ini.

7 Langkah Perawatan Bayi saat Mandi Memandikan si Kecil adalah salah satu proses perawatan bayi yang banyak menimbulkan kekhawatiran di k...


Top